Modal itulah yang akan dimanfaatkan Chelsea untuk menjegal Manchester United pada Big Match akhir pekan ini, Sabtu (26/4), sekaligus membuka lebar-lebar peluang menjadi juara Premier League.
Kali terakhir klub asal London tersebut kalah di kandang dalam Liga Inggris pada 21 Februari 2004 silam. Saat itu mereka ditundukkan rival sekotanya, Arsenal.
Catatan positif Chelsea di kandang sudah memanjang sampai 82 laga tak terkalahkan. Rekor fantastis The Blues itu jauh mengungguli rekor Liverpool yang mencatat 63 laga tak terkalahkan.
"Si Biru" membukukan prestasi tersebut dalam periode kepemimpinan tiga manajer, Claudio Ranieri, Jose Mourinho, dan Avram Grant.
Dengan mengecualikan babak adu penalti ketika kalah dari Liverpool di Liga Champions musim lalu, Chelsea belum pernah kalah dalam 101 laga di dalam negeri jika bermain di kandang sendiri.
Rekaman yang tentu tak boleh tertinggal adalah kemenangan fantastis 3-0 yang dilakukan Chelsea atas MU dua musim lalu. Saat itu The Blues masih ditukangi The Special One Jose Mourinho yang memberikan gelar liga kedua secara beruntun.
Catatan tersebut membuktikan Stamford Bridge benar-benar menjadi neraka bagi para tim tamu. "Dukungan suporter di Stamford Bridge selalu mampu mengintimidasi lawan," ujar Manajer Chelsea, Avram Grant.
Fakta fantastis tersebut membuat kiper Chelsea Petr Cech berambisi menghindarkan gawangnya dari kebobolan untuk terus mempertahankan rekor tersebut. Kiper 25 tahun ini menegaskan akan menjaga gawangnya tetap clean sheet.
Kalau kebanyakan kiper-kiper Inggris ketar-ketir menghadapi barisan depan MU yang diisi Carlos Tevez, Wayne Rooney, atau Ronaldo, Cech justru sangat antusias menghadapi tantangan tersebut.
"Saya selalu senang melawan United yang memiliki pemain-pemain top. Sebagai kiper Anda punya pekerjaan yang harus dilakukan. Jadi saat Anda bisa mencatat clean sheet menghadapi tim dengan tipe menyerang seperti MU, itu akan hebat," jelas Cech, yang tampil gemilang saat Chelsea menahan Liverpool 1-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions.
Tantang Ronaldo
Cech pun menantang pemain MU Cristiano Ronaldo yang menjadi top scorer sementara Premier League. Dan kiper Republik Ceko itu memasang target mati: Chelsea harus menang!
Jika sampai MU menang, maka persaingan menjadi juara berakhir. MU dipastikan juara dengan poin 84. Chelsea memang bisa mengoleksi poin akhir 84 dengan memenangi dua laga berikutnya, namun The Blues dipastikan kalah selisih gol.
"Kami harus menang agar kesempatan kami menjadi juara Liga Inggris semakin terbuka. Hasil imbang apalagi kalah berarti memberikan gelar juara pada Setan Merah," tegasnya seperti dikutip dari Guardian, Jumat (25/4).
Komentar yang dikoarkan Cech, jelas menjadi tantangan bagi Ronaldo yang baru saja gagal mengeksekusi penalti ketika melawan Barcelona di semifinal pertama Liga Champions, Kamis (24/4) lalu.
Ronaldo mengaku siap membobol gawang Cech. Ia pun mengaku tidak trauma menjadi eksekutor penalti.
"Saya telah mencetak 38 gol musim ini dan saya pikir jika satu atau dua kali gagal mencetak gol dari penalti itu menjadi hal yang wajar. Tapi saya sudah belajar dari kegagalan itu dan saya sudah melupakannya," tegas Ronaldo dikutip Starsports.
MU sudah bisa menurunkan bek tengah Nemanja Vidic setelah menjalani proses pemulihan kondisi perutnya.
Kembalinya defender Serbia itu tentu membuat lini pertahanan Setan Merah semakin kokoh. Duetnya bersama Rio Ferdinand, membuat The Red Devils tampil sebagai klub dengan pertahanan terbaik di Premier League musim ini.
Sementara kubu Chelsea kemungkinan besar turun tanpa gelandang enerjiknya, Frank Lampard. Ia tengah berduka setelah meninggalnya sang ibu, Pat, Kamis (24/4), karena serangan pneumonia (infeksi jaringan paru-paru). (Persda Network/rif)
sumber : http://www.banjarmasinpost.co.id/ (26/04/08)


























0 komentar:
Poskan Komentar
Apabila komentar tidak dapat dimunculkan, cobalah sekali lagi.. & Bijaksanalah dalam meninggalkan pesan... ^_^