PANAS. Big match Chelsea versus Manchester United (MU) di Stamford Bridge, Sabtu (26/4) malam, bisa disebut sebagai laga terpanas Premier League musim ini.
Pertarungan alot ini pun tidak terlepas dari gengsi yang menyelimuti. Tujuh kartu kuning dilayangkan wasit Alan Wiley yang empat di antaranya untuk pemain tim tamu.
Bahkan, ketegangan tidak hanya terjadi antara pemain lawan. Tetapi juga rekan setim. Insiden melibatkan dua bintang Chelsea, Michael Ballack dan Didier Drogba, saat memperebutkan tendangan bebas di pertengahan babak kedua.
“Hadiah tendangan bebas itu berada dalam posisi yang sangat ideal. Saya mengatakan, saya bisa mengeksekusinya. Namun, Didier adalah sosok yang keras, sehingga saya mengalah dan memberikan kesempatan tersebut kepadanya,” ungkap Ballack sambil bergurau.
Saat terjadi perdebatan, gelandang Michael Essien tampak malu dengan menutup wajahnya dengan kaosnya. Sementara Salomon Kalou dan Ricardo Carvalho berusaha melerai.
Insiden masih berlanjut. Ballack menunjukkan sikap negatif setelah Drogba gagal mencetak gol. Drogba mencak-mencak kepada Ballack di pinggir lapangan hingga ofisila tim turun tangan.
“Sebenarnya saya sangat ingin mengambil tendangan bebas tersebut. Tapi setelah itu, saya berhasil mencetak gol. Jadi, saya takkan mempermasalahkan hal itu lagi,” tambahnya seperti dilansir Goal, Minggu (27/4).
Keduanya tampaknya sudah melupakan kejadian tersebut. Drogba pun memeluk Ballack usai mencetak gol kemenangan dari titik penalti menit ke-83.
Namun bagi kubu MU, penalti karena Michael Carrick dianggap handsball tersebut tidak pantas. Manajer Sir Alex Ferguson, pun marah besar pada wasit Alan Wiley.
Situasi panas masih berlanjut usai pertandingan. Beberapa pemain MU terlibat perkelahian dengan petugas lapangan Stamford Bridge.
Gary Neville, Patrice Evra, Paul Scholes, Gerard Pique dan John O’Shea berusaha melancarkan protes seusai pertandingan. Staf lapangan Chelsea berusaha meminta mereka keluar lapangan hingga keributan pun terjadi.
Saling dorong terjadi dan Evra yang terlihat bernafsu segera dilerai oleh steward. Kedua kubu memang tidak sampai baku hantam karena pihak keamanan sigap memisahkan mereka.
Tidak ada yang terluka dalam insiden itu. Tapi kubu Chelsea menyatakan akan mempelajari kejadian ini, serta melayangkan gugatan ke FA.
Terjadi juga insiden tendangan Rio Ferdinand. Ia berniat menendang pagar pembatas lapangan dan tribun. Namun tanpa disengaja menerpa seorang petugas keamanan wanita.
“Saya secara tidak sengaja membuatnya memar. Saya meminta maaf secepatnya. Kredit pantas diberikan untuknya karena sembari tersenyum dirinya menyatakan tidak terluka,” kata Ferdinand tenang. (Persda Network/ka)
sumber : http://www.banjarmasinpost.co.id/ (28/04/08)

























0 komentar:
Poskan Komentar
Apabila komentar tidak dapat dimunculkan, cobalah sekali lagi.. & Bijaksanalah dalam meninggalkan pesan... ^_^