Liverpool menjaga penampilan postif di awal musim Liga Premier dengan membekuk juara bertahan Manchester United 2-1 di Anfield, Sabtu (13/9). Gelandang asal Belanda, Ryan Babel, menjadi penentu kemenangan The Reds.
Bagi Liverpool, kemenangan ini sangat berharga karena musim lalu terpaksa mengakui keunggulan pasukan Sir Alex Ferguson itu. Dan pendukung Liverpool harus dibuat khawatir ketika pada menit kedua, striker Carlos Tevez, yang musim lalu juga mencetak gol ke gawang Liverpool, membawa MU unggul 1-0. Pemain Argentina itu meneruskan umpan diagonal striker debutan Dimitar Berbatov. Ketinggalan satu gol, Liverpool belum bisa keluar dari tekanan.
Dicadangkannya kapten Steven Gerrard dan striker Fernando Torres karena baru pulih dari cedera membuat serangan Liverpool sering kandas.Namun, penyerang Dirk Kuyt sempat mendapat peluang emas pada menit kelima. Menerima bola liar di depan kotak penalti MU, tendangan pemain Belanda itu masih melebar dari sasaran.
Memasuki menit ke-20, permainan Liverpool sedikit membaik. Enam menit kemudian, gawang Edwin van der Sar bergetar oleh rekannya sendiri, Wes Brown. Gol penyeimbang 1-1 itu terlahir karena kesalahan Van der Sar yang salah mengantisipasi bola tendangan jarak jauh Xabi Alonso yang sempat membentur lawan. Alih-alih mengamankan gawang, bola tepisannya justru mengenai kaki Brown dan meluncur ke gawang.
Permainan Liverpool kian agresif di babak kedua. Manajer Rafa Benitez menginstruksikan para gelandangnya aktif membantu serangan hingga membuat lini tengah MU harus ikut mundur membantu pertahanan. Namun berbagai tekanan Liverpool itu tak juga membuahkan hasil karena rapatnya pertahanan The Red Devils.
Melihat situasi itu, Benitez dengan jitu memasukkan Gerrard dan Babel, meski MU sempat mengancam melalui Ryan Giggs yang baru masuk ke lapangan sebelum peluangnya dimentahkan kiper Jose Reina.
Masuknya Gerrard dan Babel membuat serangan Liverpool lebih berwarna. Dan pada menit ke-77, para pendukung Liverpool bersorak setelah Babel mengoyak jala Van der Sar -- seniornya di Belanda. Babel berada dalam posisi lowong tak terkawal di tengah kotak penalti untuk meneruskan bola silang rekannya sesama Belanda, Kuyt.
Kedudukan 2-1 bagi Liverpool membuat para pemain MU tampil frustrasi. Bek tengah Nemanja Vidic bahkan harus rela mendapat kartu merah saat pertandingan waktu normal tersisa satu menit. Selain Vidic, Nani yang baru masuk sebagai pemain pengganti pun ikut menerima kartu kuning.
Kemenangan 2-1 ini merupakan keberhasilan Benitez yang pertama atas MU selama karirnya di Liga Premier. Selain itu, Liverpool juga menuntaskan dahaga menang atas MU di Anfield selama tujuh tahun. Alhasil, Liverpool untuk sementara berhasil menjaga persaingan dengan Chelsea untuk memimpin klasemen sementara. Sedangkan MU turun ke peringkat empat belas dengan nilai empat. (Hdn) www.biangbola.com
Senin, September 15, 2008
Liverpool Kandaskan MU
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

























0 komentar:
Poskan Komentar
Apabila komentar tidak dapat dimunculkan, cobalah sekali lagi.. & Bijaksanalah dalam meninggalkan pesan... ^_^