United goalscoring legend Denis Law has told Cristiano Ronaldo that Old Trafford is the place to be to fulfil all his career aims.
Sabtu, Mei 31, 2008
Law: Ronaldo's at the right club
Kamis, Mei 29, 2008
Duo MU Tidak Bersalah
Dua orang yang sukses membawa Manchester United menjuarai Liga Champions, Sir Alex Ferguson dan Carlos Quieroz, terbukti tidak melakukan tindakan salah oleh FA.
Keduanya sebelumnya dituntut berkenaan dengan komentar yang dibuat seusai MU tersingkir dari Piala FA menyusul kekalahan dari Portsmouth, 8 Maret lalu.
Jumat, Mei 23, 2008
Tawa dan Tangis CR-7
Namun Ronaldo yang memiliki kecepatan lari luar biasa, tiba-tiba berhenti. Bintang asal Portugal itu lalu duduk dan terjatuh. Kemudian menutup wajahnya. Badannya terlihat berguncang.
Kamis, Mei 22, 2008
The Dream Team with The Great Players
Pertandingan ini sendiri terpaksa digelar hingga perpanjangan waktu karena hingga 120 menit kedua tim cuma mampu bermain imbang 1-1. Dan di masa adu penalti kiper Edwin van der Sar menjadi pahlawan dengan menepis tendangan Nicolas Anelka.
Senin, Mei 19, 2008
Carrick Teken Kontrak Baru
Sabtu, Mei 17, 2008
Ronaldo Masih Bimbang
Selasa, Mei 13, 2008
The Real Final
MU Pertahankan Gelar
Sebelumnya kedua tim harus bersaing hingga partai terakhir di musim ini setelah di pekan sebelumnya MU dan Chelsea mengumpulkan poin sama yakni 84 angka.
Read More......
Sabtu, Mei 10, 2008
First Final
BAGI Manchester United (MU) dan Chelsea, musim 2007/2008 ini telah resmi menjadi tempat persaingan keduanya untuk menjadi yang terbaik di Inggris (Liga Inggris) dan benua Eropa (Liga Champions).
Kedua tim berpeluang menjadi terbaik dengan meraih dua gelar sekaligus, berbagi satu tropi, atau justru tidak mendapatkan gelar alias gagal total di dua kesempatan.
Minggu (11/5) adalah hari yang sangat menentukan bagi keduanya. Hari itu, Liga Premier menggelar pertandingan terakhir yang menjadi laga penentuan siapa di antara The Red Devils atau The Blues yang bakal mengangkat mahkota Liga Inggris.
Pekan ke-38 Premier League adalah First Final bagi MU dan Chelsea. Sedangkan final kedua baru akan digelar 21 Mei mendatang dalam gelaran puncak final Liga Champions di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia.
Jelang final pertama untuk menjadi juara Premier League, kedua tim telah melontarkan optimismenya memenangi kompetisi domestik. Kedua kubu saling tuding dan melontarkan psy war untuk memanaskan perang kedua pihak.
Chelsea di bawah asuhan Avram Grant bahkan menuding calon lawan MU di laga terakhir, Wigan Atletic, akan memberikan kemenangan guna memudahkan MU mengangkat tropi ke-17 kalinya.
Manajer MU Sir Alex Ferguson pun gerah dengan tudingan konspirasi tersebut. Ia mengatakan, tanpa bantuan Wigan klubnya bisa menjadi juara.
Lawan kedua tim juga tak tinggal diam. Wigan yang dituduh bakal memberi jalan bagi MU menjadi juara -- karena sang manajer Steve Bruce, mantan anak asuh Sir Alex, marah besar dan ingin membuktikan mereka memiliki kelas permainan.
Sedangkan Bolton yang akan menjalani laga di kandang Chelsea, ingin menunjukkan diri mampu meraih poin untuk mengamankan posisi dari degrdasi. Bahkan mereka berniat menjegal The Blues.
Hiruk-pikuk perseteruan MU-Chelsea itu tak lain karena kedua tim mengumpulkan angka sama, 84 poin. Tapi, Setan Merah memuncaki klasemen sementara Premier League karena memiliki selisih gol yang lebih bagus.
Untuk catatan edisi Premier League, musim ini menjadi yang ketiga sejak berubah format pada 1992/1993. Dari fakta, MU tercatat sebagai tim yang paling sering bersaing hingga dead end.
MU pertama kali mengalaminya pada musim 1964/1965. MU yang saat itu diarsiteki Sir Matt Busby, baru memastikan sebagai juara setelah di laga ke-42 mampu mengungguli pesaing terdekatnya, Leeds United, dengan kemenangan selisih gol.
Catatan kedua dialami MU pada musim 1994/1995. Namun saat itu mimpi buruk dialami MU karena gagal menjadi juara. MU kalah satu poin dari Blackburn Rovers. Di laga terakhir, Eric Cantona dkk ditahan imbang tuan rumah West Ham 1-1.
Penentuan menjadi juara kembali dilakoni MU pada laga terakhir di musim 1998/1999. Saat itu, MU mengambil alih pimpinan klasemen dan menjadi juara dengan selisih satu poin dari Arsenal.
“Musim itu menjadi musim terhebat yang pernah saya alami. Karena kami menjadi juara setelah sebelumnya selalu tertinggal oleh gol-gol lawan. Melawan Leeds dan Bayern Muenchen kami tertinggal 1-0 terlebih dahulu,” kata Kapten MU saat itu Roy Keane.
Satu hal yang menjadi catatan menarik, setiap kali MU menjadi champions di Liga Inggris, di La Liga Spanyol Real Madrid juga keluar sebagai campeone. Ini sudah terjadi tujuh kali sejak musim 1956-1957.
Nah musim ini, Madrid sudah memastikan menjadi juara pekan lalu. Akankah catatan itu terus berlanjut dengan MU sebagai juara Liga Inggris atau Chelsea akan menghentikannya? (Persda Network/rif)
Jumat, Mei 09, 2008
The Great Hurricane
Ketika alam mulai tak bersahabat
Badai topan datang menyapu bersih
Ketika tanah mulai terpecah belah
Hempaskan seluruh isi kota
Seisi negeri jadilah hamparan
Tersisa hanya puing kehancuran
Banyak jiwa tertimbun mati….
Sanak saudara hilang entah kemana
Tanah menjadi lautan darah
Yang terdengar hanya jerit merintih
Badai Nargis, engkau membabi buta
Hilangkan nyawa, harta dan benda
Badai Nargis, apa engkau pertanda
Alam yang sudah murka pada umat manusia..?
Itulah kira-kira petikan syair lagu yang pernah digaungkan oleh grup musik rock asal Banjarmasin “Power Metal”. Syair lagu tersebut benar-benar gambaran apa yang sudah terjadi di Myanmar. Badai nargis yang menghantam Negara tersebut pada Sabtu 3 Mei 2005 lalu.
Menurut data terakhir dari pihak Amerika Serikat, korban tewas akibat badai nargis melampaui angka 100.000 jiwa dan puluhan ribu jiwa masih belum ditemukan. Itu angka yang sangat besar untuk sebuah bencana dalam 10 tahun terakhir. Badai topan (Tsunami) juga pernah melanda Indonesia pada akhir 2006 yang lalu di Provinsi Sumatera Utara, korban yang timbul juga mencapai ribuan jiwa.
Pernahkan terpikir oleh kita, apa penyebab bencana tersebut? Kalo membicarakan kekuatan alam, memang tidak ada duanya. Alam bisa langsung meluluhlantakkan sebuah Negara dengan satu aktivitasnya, bukan hal yang tidak mungkin sebuah Negara adidaya seperti Amerika Serikat bisa lenyap apabila alam menghendakinya.
Kiranya kita bisa sedikit merenungkan semua itu, aktivitas manusia yang terus-menerus merusak alam dengan kegiatan pengeboran, penambangan dan perusakkan lainnya bisa menyebabkan bencana seperti yang terjadi di Myanmar, mungkin juga lebih hebat lagi.
Maka dari itu marilah kita bersama-sama saling menjaga keseimbangan alam.. Planet yang kita tempati ini hanya satu dari sekian banyak planet yang ada disemesta ini, kalau terus menerus seperti ini bisa dibayangkan beberapa tahun kedepan, hutan, laut dan kehidupan didalamnya tidak akan bisa kita lihat lagi seperti sekarang ini. Itukah yang kita wariskan kepada anak cucu kita?
“Save the earth for the children”
Bruce Hadangan Terakhir Gelar MU
Cristiano Ronaldo atau Didier Drogba mungkin menjadi pemain kunci di lapangan namun manajer Wigan Athletic Steve Bruce dianggap sebagai figur penting dari laga terakhir di musim ini.
Bruce tiga kali menjuarai Liga Premier saat masih menjadi pemain MU, dimana yang paling terkenal saat dirinya mencetak dua gol guna mengalahkan Sheffield Wednesday sekaligus mengakhiri paceklik gelar selama 26 tahun pada 1993.
Saat ini dirinya menghadapi tugas berat untuk meraih setidaknya satu angka dari MU guna memberikan jalan bagi Chelsea menjuarai musim ini meski sebagian pihak mempertanyakan motivasinya.
Setelah Chelsea mengalahkan Newcastle United guna menempel ketat MU, perhatian langsung beralih ke laga terakhir pada Minggu (11/5) nanti.
Keunggulan 17 gol yang dimiliki MU mengartikan bahwa ketika mereka bertandang ke Wigan, mereka hanya membutuhkan hasil dari Chelsea guna meraih gelar ke-17 mereka.
Kapten Chelsea John Terry sendiri merasa kalau dirinya yakin Bruce akan memastikan Wigan tampil habis-habisan untuk menghentikan MU.
Namun wartawan mempertanyakan ambisi Bruce pada pekan ini, ketika dirinya menegaskan bahwa terdapat selisih 2,1 juta poundsterling dari perbedaan hadiah peringkat 12 dan 15.
"Semua yang membicarakan kalau kami lebih memilih Manchester United adalah benar-benar tidak tepat," ujar pemilik Wigan dave Whelan.
Bruce tidak pernah mengalahkan mantan klubnya dari sembilan pertemuan sebagai manajer Birmingham City, sedangkan MU telah memenangkan seluruh partai liga dan turnamen domestik atas Wigan, dengan mencetak 20 gol.
Sebagai tambahan, Sir Alex Ferguson dapat menampilkan seluruh pemain terbaiknya, termasuk Wayne Rooney, yang absen di dua pertandingan terakhir karena cedera pinggul.Akan tetapi, manajer Chelsea Avram Grant meyakini kalau persaingan ini belum berakhir.
"Saya telah disini selama 30 tahun untuk menyaksikan sepakbola Inggris dan satu hal yang saya pelajari adalah anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi hingga akhir. Hal ini tidak seperti negara-negara lainnya," tukasnya. [Rif/Reuters]
sumber : www.biangbola.com (09/05/08)
Kamis, Mei 08, 2008
Nani Minta Maaf
Gelandang sayap Manchester United, Nani, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rekan setimnya atas kartu merah yang diterimanya ketika melawan West Ham United akhir pekan lalu.
Nani diusir wasit di babak pertama dalam pertandingan di Old Trafford setelah menanduk kepala bek tengah West, Lucas Neill.
Nani mengatakan dirinya diprovokasi pemain asal Australia itu, namun dia mengakui tidak seharusnya bereaksi negatif.
"Saya sadar sikap saya tidak beralasan. Memang ada provokasi, tapi itu tidak perlu menjadi alasan untuk tidak lepas kontrol," kata pemain asal Portugal itu.
"Saya sungguh menyesal dan harus berterima kasih kepada rekan setim karena masih bisa mengamankan kemenangan yang sangat penting bagi kami.
"Selain kepada rekan setim, pelatih dan staf, Nani juga meminta maaf kepada fans MU karena meninggalkan lapangan dengan marah.
"Percayalah, itu situasi sulit bagi saya. Rasanya, saya hanya ingin menghilang untuk sementara. Dan itulah yang saya lakukan sembari meminta maaf," pungkasnya. (Hdn/AFP)
Senin, Mei 05, 2008
Menunggu Pesta MU
Setan Merah ibaratnya hanya menunggu waktu saja untuk menggelar pesta sebagai juara liga. Apakah Senin (5/5) setelah laga Chelsea melawan Newcastle United atau Minggu depan saat melawan Wigan Athletic.
Keberanian media-media Inggris menurunkan tulisan itu kiranya berdasar. Namun kondisi persainganlah yang sebenarnya membuat MU memiliki tiga keuntungan untuk bisa mempertahankan gelar.
Pertama, kemenangan MU atas The Hammers memberikan tekanan bagi Chelsea. The Blues wajib menang atas Newcastle untuk tetap membuka peluang juara. Kekalahan akan membuat mimpi mereka meraih gelar Premiership musnah.
Hitung-hitungannya, gagal membawa pulang kemenangan dari St James Park akan membuat MU dinobatkan menjadi juara pada Senin (5/5), awal pekan ini.
Dengan kualitas lawan yang seperti itu, maka peluang ‘Setan Merah’ dan ‘Si Biru’ untuk memetik angka sempurna sangatlah terbuka. Kesimpulan akhirnya pun akan tetap sama saja, MU yang jadi juara dengan keunggulan selisih gol.
MenguntungkanNamun masih ada satu hal lain yang memberi posisi The Red Devils mendapat keuntungan menjadi juara. Ini tak lain merujuk Wigan Athletic yang bakal menjadi lawan MU di laga ke-38. Mereka sudah dipastikan aman dari jeratan degradasi.
Wigan, pada laga pekan ke-37 menang 2-0 atas tuan rumah Aston Villa. Hasil ini mengamankan Wigan dengan koleksi angka 40 atau tujuh poin di atas angka Fulham dan Reading, dua klub yang menempati posisi rawan degradasi.
Kondisi demikian, berpotensi membuat The Latics memberikan perlawanan ‘seadanya’ saat menjamu United. Apalagi, manajer Wigan adalah Steve Bruce, salah satu mantan pemain andalan Ferguson ketika masih bermain di MU.
Sementara itu, Bolton yang akan menjadi lawan Chelsea, justru masih rentan turun pangkat ke Divisi Championship musim mendatang. Mereka tentu harus meraih tiga angka penuh di laga terakhir untuk selamat dari jurang degradasi.
Nah, hal ini yang benar-benar membuat The Blues ketar-ketir, karena Bolton tentu akan tampil ngotot. Selain itu, Chelsea juga bisa saja terjegal saat tampil di St James Park, kandang Newcastle United, Senin (5/5) ini.
“Kami hanya bisa berharap hal-hal buruk terjadi dan membuat MU terjegal di laga terakhir. Kami juga berharap bisa bermain baik saat melawan Newcastle United. Kemenangan adalah hasil yang tak bisa ditawar lagi,” kata gelandang Frank Lampard. (Persda Network/rif)
Sabtu, Mei 03, 2008
Tugas Tevez, (Man United vs West Ham United)
Pada pekan ke-37, Sabtu (3/5), MU akan menjamu West Ham di Stadion Old Trafford. Untuk memenuhi target juara, tentu mereka harus dimainkan sebagai starter menyusul kondisi cedera Wayne Rooney yang belum pulih seratus persen.
Sebagai mantan pemain The Hammers, Ferguson sangat berharap Tevez mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Semusim bersama klub London Selatan itu, Tevez tentu tahu kelemahan eks klubnya. Tak hanya mengandalkan kinerja Carlitos --julukan Tevez, MU juga sangat berharap Cristiano Ronaldo kembali menemukan ketajamannya.
Gelandang serang yang akhir-akhir ini sering dimainkan sebagai penyerang itu tak lagi mencetak gol di empat laga terakhir di Premier League maupun Liga Champions.
Semenjak hubungan asmaranya dengan model Spanyol, Nereida Gallardo, kian lengket dan sering menghiasi media cetak, Ronaldo seperti kehilangan sentuhan. Catatan golnya musim ini terhenti di angka 38 gol.
Pada akhir pekan ini, MU kembali memiliki peluang untuk menjadi juara. Dengan syarat, MU menang atas West Ham, sedangkan di laga dua hari berikutnya, Chelsea yang melawat ke Stadion St James Park menelan kekalahan dari Newcastle.
Jika skenario itu terjadi, hampir dipastikan The Red Devils menjadi juara meski di laga terakhir kalah dari Wigan. Saat ini Setan Merah mengantongi keunggulan selisih gol yang sulit dikejar Chelsea yaitu 14 gol.
Namun, MU juga patut mewaspadai West Ham. Klub asuhan Alan Cusbishley ini termasuk satu dari lima tim Inggris yang mampu menaklukkan Rio Ferdinand dkk. Di pertemuan pertama mereka unggul 2-1.
Bahkan sejak ditangani Curbishley, The Hammers mampu menang tiga kali beruntun di tiga pertemuan terakhir dengan MU.
Hanya saja, masalah cedera besarbesaran tengah dialami The Hammers. Di antranya Freddie Ljungberg, Matthew Upson, Craig Bellamy, dan Lee Bowyer.











































