Juara bertahan Manchester United berhasil melaju ke semifinal Liga Champions setelah mereka sukses mengakhiri keangkeran Stadion Do Dragao dengan mempermalukan tuan rumah FC Porto 0-1 di leg kedua perempatfinal.
Skor 0-1 ini sudah cukup menghantarkan pasukan Sir Alex Ferguson itu ke semifinal karena di leg pertama kedua tim bermain imbang 2-2 sehingga secara agregat MU unggul 3-2.
Sebenarnya dalam laga ini, MU menyandang beban berat akibat kegagalan mengalahkan wakil Portugal itu di leg pertama. Apalagi Porto tidak pernah kalah dari klub asal Inggris ketika bermain di Do Dragao.
Namun gol semata wayang Pemain Terbaik Dunia 2008 Cristiano Ronaldo, yang ironisnya juga berasal dari Portugal, mengakhiri keangkeran Do Dragao.
Porto langsung mengancam gawang MU begitu pertandingan berjalan tiga menit melalui tendangan bebas sayap lincah Hulk, sayangnya kiper Edwin van der Sar masih mampu mengamankannya.
Selang tiga menit kemudian, justru MU yang mampu membungkam publik Do Dragao ketika sodoran eks pemain Porto Anderson langsung diteruskan Ronaldo dengan tendangan geledek dari jarak hampir 30 yard yang tak dapat dijangkau kiper Helton.
Tertinggal satu gol membuat Porto mengambil alih kendali permainan dan mereka nyaris saja menyamakan kedudukan di menit ke-19 bila tendangan bebas palang pintu Bruno Alves tidak melebar tipis dari gawang Van der Sar.
Pada menit ke-24, Porto kembali mendapatkan peluang emas, namun kali ini tendangan gunting yang dilepaskan mesin golnya Lisandro Lopez masih tepat dipelukkan Van der Sar.
Laga berjalan setengah jam, MU hampir saja menggandakan keunggulannya. Berawal dari umpan silang Dimitar Berbatov, sayap veteran Ryan Giggs yang muncul dari belakang langsung menyambarnya dengan tendangan voli, namun masih mampu dibendung Helton.
Malapetaka menimpa Porto, yang dilaga ini tidak dapat didampingi pelatih Jesualdo Ferreira yang mendapat skorsing, pada menit ke-36 setelah gelandang yang juga kapten tim Lucho Gonzalez mengalami cedera dan terpaksa digantikan Mariano Gonzalez.
Keluarnya Lucho membuat Porto kesulitan mengembangkan permainannya mengingat pemain asal Argentina itu merupakan jendral lapangan tengah mereka.
Dua peluang kembali diperoleh MU sesaat menjelang turun minum. Sayangnya sontekan Palang pintu Nemanja Vidic di mulut gawang masih melambung, sedangkan umpan silang Giggs mampu dihalau Helton dengan kakinya.
Dua menit setelah turun minum, MU kembali mendapat peluang emas untuk menggandakan keunggulannya, akan tetapi tendangan Berbatov masih dapat ditepis Helton.
Tendangan bebas yang dilepaskan Hulk kembali mengancam gawang Van der Sar, untungnya lagi-lagi bola masih dapat diamankan pemain berkebangsaan Belanda itu.
Van der Sar hampir saja menjadi pecundang pada menit ke-78 ketika ia gagal menjangkau umpan penjuru Raul Meireles, beruntung tandukan Rolando masih belum menemui sasaran.
Lima menit sebelum peluit panjang ditiup, Lisandro kembali memiliki peluang emas, akan tetapi bola masih mengarah kepada Van der Sar.
Pada masa injury time, MU memiliki peluang menutup laga ini dengan keunggulan 2-0 bila Helton tak mampu membendung tendangan jarak jauh Ronaldo.
Kamis, April 16, 2009
Sejarah Baru di Do Dragao
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

























6 komentar:
Sama yang aku baca di detiksport....
Pantas imak nyuruh ane guring. bisi ilmu wangsit kalinya
@ Rezaldo, bro ini disadur dari biangbola.com bukan dari detiksport
@ Syafwan, Wahahaha.....!! sudah aku padahkan.. kada percaya,,,,
ronaldo memang hebat...
]
gimana law ganti nama jadi "CRISTIANO GUSTI" hihihihiii
@ Didoy, Waaa...!!! seenaknya ganti nama, 2 ekor kambing neh... yang ada tuh si CR7 yang ganti nama, Gusti Cristiano Ronaldo.. hihihihi....
postingan bola .. hiks .. aku lama ga nonton bola
Poskan Komentar
Apabila komentar tidak dapat dimunculkan, cobalah sekali lagi.. & Bijaksanalah dalam meninggalkan pesan... ^_^