"I'll never look back, i've got no regrets 'cause time doesn't wait for me, i choose to go my own way"

Kamis, April 23, 2009

The Story is Never Ends

Kisah ini takkan pernah berakhir. Kisah yang ga bakalan hilang dalam ingatan, kisah yang akan dibawa sampai tua dan ajal menjemput. Kisah seseorang yang telah membuat perubahan dalam hidup dan membuat hidup menjadi lebih berarti.

Seseorang yang begitu bersemangat dalam menjalani hidup dan pekerjaannya. Sosok yang belum pernah ditemui selama ini. Dan sekarang menjadi bagian dalam hidup, menjadi sebuah lentera dalam jiwa. Oh, Tuhan terima kasih telah memberikan anugerah ini.

Hubungan yang terjalin bisa dibilang cukup rentan untuk sebuah hubungan serius. Karena jarak yang memisahkan sangat jauh, dan hanya melalui komunikasi telepon bisa saling berhubungan, bisa menceritakan apa yang terjadi, bisa mengenal lebih jauh satu sama lain. Banyak kenangan yang membekas dibenak dan hati.

Entah kenapa, rasa percaya diri dan semangat yang ada dalam dirinya tiba-tiba menghilang begitu saja. Apakah ada yang salah dalam diri ini? Ataukah pernah menyakiti hatinya?

Karena ada penyakit yang dideritanya, atau karena masa lalunya yang pernah terjadi dan membuat hidupnya hancur dan salah satunya karena perbuatan seseorang yang di kenal. Dia mencoba menghindar, mencoba tidak menyakiti hati karena telah menyeret ke kehidupannya lebih dalam. Tapi itu semua tidak perlu disesali, dan tidak akan pernah menyesal sedikitpun tentang apa yang terjadi dalam kehidupannya.

Tidak bisakah menjalani ini sama-sama ? Tak bisakah memberi kesempatan untuk membuktikan bahwa semua perkataan dan ucapan yang pernah terucap itu benar dan tidak sekedar kata ? Hatinya telah tertutup oleh pemikiran yang egois.

Dengan meninggalkan pergi seperti ini, seperti halnya tawanan yang dilepaskan tanpa diberi satu bekal mau kemana nantinya, juga membiarkannya tersesat tanpa arah dan tujuan.

Janji yang terucap kini tinggal kenangan, rencana yang sudah tersusun rapi hanyalah sebuah harapan hampa. 9 bulan dari sekarang ternyata tidak akan jadi sebuah waktu yang ditunggu-tunggu. Semoga hati dan pikiran akan terbuka dan bisa berpikir jernih apa yang telah dilakukan.

Di setiap waktu menunaikan kewajiban kepada-Nya, tetes air mata mengalir seiring do’a – do’a yang dipanjatkan, memohon agar semuanya kembali seperti semula, memohon ampunan dan ridho-Nya.

Kita sama-sama tahu bahwa ini semua bukan kehendak kita, tapi bila kita mengerti dan yakin kita bisa menjalaninya bersama, yakinlah semua pasti akan berakhir dengan Indah.





9 komentar:

rezaldo mengatakan...

Lihat raba dan rasakan

manusiahero mengatakan...

keduaxxxxxxxxxxx aza deh.... :p

syafwan mengatakan...

Tiba-tiba romantis!! Kau menceritakan siapa boi.... jangan-jangan....#@^&%#

h3rsant mengatakan...

semoga berakhir dengan indah

lembahbaliem mengatakan...

sudah dapat no handphone nya C.Ronaldo ya???

Pro Rakyat mengatakan...

lewatttttttt......

benkyongeblog mengatakan...

semoga berakhir dengan indah :D

Cecep Suryanata Al-Banjari mengatakan...

Wah...masa...Arsenal Kalah Ma MU...tapi gapapa dech..coz..aku ngepans ma Chelsea...pasti deh MU di gebuk ambruk...eh..blog ini indah banget yah...gmana cara buatnya?

Cecep Suryanata Al-Bungasi mengatakan...

eh...gusti..makin hari..kamu makin hebat dech ngeblognya...ajarin donk aku...coba dech liat website aku..gak seindah ini....

Poskan Komentar

Apabila komentar tidak dapat dimunculkan, cobalah sekali lagi.. & Bijaksanalah dalam meninggalkan pesan... ^_^

 
Manchester United Community