"I'll never look back, i've got no regrets 'cause time doesn't wait for me, i choose to go my own way"

Selasa, Mei 26, 2009

Mereka Kah Yang Jadi Pelindung Kita ??

Sikap arogan yang ditunjukkan aparat di Indonesia sering membuat masyarakat menjadi takut dan rasa respect pada aparat pun tidak ada. Kepada siapa lagi masyarakat meminta perlindungan bila sang pelindung pun berbuat tidak sebagaimana mestinya. Mungkin kejadian yang aq saksikan adalah salah satu dari sekian banyak tindakan-tindakan indisipliner aparat dalam menjalankan kewajibannya.

Contoh kasus yang baru adalah di Makassar, oknum polisi melakukan pelecehan seksual. Begitu rapuhnya mental dan iman mereka. Sedikit saja melihat hal-hal yang bisa mengundang birahi, sisi jahatnya langsung muncul. Tidakkah di pusat pendidikan mereka juga dididik pengendalian emosi dan pelajaran agama.

Sumpah yang diucapkan pada saat pelantikan pun seakan-akan hanya sekedar ucapan tanpa harus ada pertanggung jawabannya. Undang-undang yang mereka junjung tinggi serta pasal-pasal yang mereka agung-agungkan seakan-akan mengalahkan akal sehat dan hati nurani. Moral dan kode etik mereka hanyalah lawakan buruk, dilupakan begitu ada bahaya. Kebaikan mereka hanya tergantung situasi, bila masalah datang, mereka mulai memakan satu sama lain

Apakah kita tutup mata akan hal-hal yang seperti ini ? jawabannya adalah kembali kepada si pribadi polisi itu sendiri. Karena niat dan tugas awal mereka adalah untuk melindungi dan menjaga keamanan, maka bertindaklah demikian. Dan bila semua sesuai dengan niat dan alasan kenapa mereka ikut bergabung di sana maka pastilah semua akan bisa berjalan sesuai dengan norma-norma dan peraturan yang berlaku.

Ini bukan masalah keinginanku untuk menghujat atau mengecam tindakan mereka, aq hanya berpikir apa kita bisa jadi orang yang lurus dimasa penuh kebusukan ini ? Dunia ini kejam, satu-satunya moralitas di dunia kejam hanyalah kemungkinan. Tak ada bias, tak ada praduga, semuanya adil. Kejahatan membuktikan bahwa orang baikpun bisa juga jatuh. Bagi yang memegang kekuasaan, arahkanlah senjatamu kepada orang-orang yang bertanggung jawab, bukan kepada mereka yang tidak tahu apa-apa.

Kita tahu, bahwa kebenaran tidaklah cukup, kadang masyarakat membutuhkan lebih, terkadang masyarakat perlu dipulihkan keyakinannya

7 komentar:

Wawan mengatakan...

dia yang payah

gusti mengatakan...

@wawan; oo..oo..oo.. siapa dia?

amirstanishev mengatakan...

hehehe, makanya aku memilih berpelindung yang laen :P agar tak mengharap akar yang rapuh

rezaldo mengatakan...

Keyakinan masyarakat memang tergantung sikap aparat itu sendiri, dah juara MU kada usah dipasang lagi gin daftar klasemen dihiga ni hehe

Rizal mengatakan...

kdg jabatan disalahfungsikan .. dan seragam menjadi andalan ..

gusti mengatakan...

@amirstanishev, akar yang kuat itu yang sulit dicari, kuat sementara saja, bila melihat sesuatu yang menggoda maka akan rapuh juga...

@rezaldo, daftar klasemen sengaja dipajang terus supaya tahu, kalo MU juara.. wahahahah :D

@rizal, itulah Indonesia

5 SEO Tips for Online Retailers mengatakan...

Keyakinan masyarakat memang tergantung sikap aparat itu sendiri, dah juara MU kada usah dipasang lagi gin daftar klasemen dihiga ni hehe

Poskan Komentar

Apabila komentar tidak dapat dimunculkan, cobalah sekali lagi.. & Bijaksanalah dalam meninggalkan pesan... ^_^

 
Manchester United Community