"I'll never look back, i've got no regrets 'cause time doesn't wait for me, i choose to go my own way"

Selasa, Agustus 04, 2009

Teror di Indonesia

Teror adalah suatu kondisi takut yang nyata, perasaan luar biasa akan bahaya yang mungkin terjadi. Keadaan ini sering ditandai dengan kebingungan atas tindakan yang harus dilakukan selanjutnya. Inilah yang sedang terjadi di Indonesia sekarang ini, setelah diguncang oleh ledakan bom di dua Hotel mewah dikawasan Kuningan Jakarta.


Bom yang dilakukan oleh sekelompok orang yang disinyalir anggota-anggota baru dari jaringan Nurdin M Top ini telah membuat Indonesia kembali dipandang sebagai Negara yang rawan serangan teroris. Hal ini juga yang membuat Indonesia kembali kehilangan kepercayaan wisatawan dan masyarakat dunia.

Hampir dua minggu sudah sejak peristiwa bom tersebut, pihak kepolisian hingga saat ini belum bisa memastikan siapa pelaku bom di hotel mewah tersebut, walaupun mayat pelaku bom berhasil diidentifikasi. Sketsa wajah pengebom juga sudah disebar keseluruh pelosok Indonesia dan berharap ada orang yang bisa mengenali sketsa wajah tersebut.

Melihat dari cara pelaku meledakkan bom tersebut, polisi menyimpulkan kalau bom tersebut adalah bom bunuh diri. Yang jadi pertanyaan semua pihak adalah, bagaimana orang Indonesia bisa melakukan hal tersebut, apakah para pelaku tersebut sudah dicuci otaknya hingga sanggup melakukan bunuh diri seperti itu, sebab bom bunuh diri itu perlu keberanian, biaya dan nyawa. Apakah semua itu sudah tidak ada artinya lagi bagi para pelaku. Disetiap agama apapun tidak ada yang membenarkan tentang bunuh diri, kalau pun ada pasti ada kondisi-kondisi yang bisa membenarkan hal itu.

Sekarang ini warga Indonesia diliputi rasa takut, ancaman-ancaman teror bom terus menerus muncul dan meneror fasilitas-fasilitas umum, kantor-kantor pemerintah dan sipil serta tempat-tempat yang dianggap penting keberadaannya di Indonesia. Apakah ini yang ingin diciptakan oleh sang peneror? Kondisi chaos di Ibukota pemerintahan, kondisi yang bisa memicu berbagai ketegangan. Kepolisian hendaknya lebih sigap dalam menghadapi teror-teror yang ada, karena teror ini membuat rasa takut menjadi seperti bom waktu yang akan meledak bila rasa takut itu sudah berlebihan, dan bila ini terjadi maka kepercayaan masyarakat kepada pihak keamanan dan pemerintah akan hilang.

Semoga para pelaku teror bom bisa segera diringkus beserta anggota-anggota jaringannya. Dengan demikian Indonesia diharapkan bisa menjadi Negara yang aman dan damai kembali. Kita tidak peduli apapun tujuan para pelaku teror bom tersebut, yang kita mau adalah Indonesia jangan sampai kembali terpuruk ke dalam kekisruhan politik, keamanan dan stabilitas Negara. Diharapkan juga partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi-informasi kepada pihak keamanan tentang keberadaan para pelaku, karena sekecil apapun informasi tersebut bisa membantu pihak keamanan.

4 komentar:

hariesaja mengatakan...

dalam seminggu, kada 1 kali saya juga sering diteror sama mantan pacar. saya harus ngelapor kemana ya?

gusti mengatakan...

@Bos Harie, kalo diteror mantan pacar laporkan ke istrinya aja bos.. biar diselesaikan dengan cara perempuan.. hehehhe...

syafwan mengatakan...

wah, berbahaya sekali

manusiahero mengatakan...

gawat... gimana nih lo gk diatasi...

Poskan Komentar

Apabila komentar tidak dapat dimunculkan, cobalah sekali lagi.. & Bijaksanalah dalam meninggalkan pesan... ^_^

 
Manchester United Community