Akhirnya, bisa bernafas lega setelah 2 jam dibekap perasaan tegang. Cuaca pagi ini cukup dingin dan sedikit mendung. Sempat beberapa kali membuat jantung berdebar dengan usaha-usaha yang mematikan dan tusukan-tusukan yang terus dilancarkan sepanjang waktu menambah dramatis suasana pada saat itu.
Pertandingan lanjutan babak Knock Out Liga Champions di stadion Giuseppe Meazza antara Inter Milan yang menjamu tamunya Manchester United berlangsung sangat ketat. Bermain dengan formasi terbaiknya, kedua tim memainkan dua gaya sepakbola yang berbeda tapi sama-sama memiliki ketajaman masing-masing.
Mengawali babak pertama dengan tempo cepat, MU berhasil menguasai lini tengah lapangan pertandingan. Tusukan-tusukan Christiano Ronaldo membuat pertahanan Inter yang dikomando oleh Javier Zanetti sedikit kewalahan, belum lagi determinasi dari gelandang asal Korea Selatan Park Ji Sung yang tampil bagus membuat serangan-serangan MU semakin beringas (sedikit dilebih-lebihkan)
Beruntung Inter mempunyai kiper sekelas Julio Cesar, beberapa kali Julio Cesar berhasil mementahkan serangan para penyerang MU, dan penyelamatan gemilangnya saat berhasil menepis sundulan terarah dari Ronaldo setelah menerima umpan dari Ryan Giggs. Skor kacamata menutup babak pertama.
Break bikin kopi susu sebentar, sambil mindah channel TV ke beberapa stasiun lain yang masih hidup. Akhirnya menemukan sebuah film seri yang jadi favorit aq dulu yaitu serial CSI (lupa apa kepanjangannya.. ) Film yang cukup bagus tapi sayang sekarang tayangnya dini hari, jadi kehilangan selera nontonnya… hehehehe…
Kembali ke lapangan. Babak kedua dimulai dengan pergantian pemain Inter, Ivan Cordoba masuk menggantikan Rivas. Tampaknya Mourinho tidak ingin mengambil resiko dengan serangan-serangan MU.
Tempo permainan babak kedua tidak beda dengan babak pertama, tapi kali ini tim tuan rumah yang memegang kendali pertandingan. Serangan-serangan yang dibangun Dejan Stankovic dan Ibrahimovic membuat Inter menguasai lini tengah. Tapi pertahanan yang dibangun MU melalui Jenderal lini belakangnya Rio Ferdinand berhasil membuat frustasi pemain-pemain Inter.
Skor kacamata tidak berubah sampai peluit panjang dibunyikan. Hasil imbang ini sedikit menguntungkan MU karena berhasil menahan imbang. Dan leg kedua akan digelar di stadiun kebanggaan publik Manchester, Old Trafford dua pekan mendatang.
Om komentator bilang MU memiliki sejarah pertemuan yang cukup bagus saat berhadapan dengan Inter, dua kali pertemuan MU di Liga Champions dengan satu kali seri dan satu kemenangan membuat MU sedikit lebih diunggulkan saat ini. Tapi kita lihat saja hasilnya pada leg kedua nanti
Wuaahhhh..!! masih ngantuk, tapi jam sudah hampir pukul enam pagi, jadi saatnya untuk bersih-bersih dulu dan bersiap menghadapi peperangan hari ini.
Selamat atas hasil yang cukup memuaskan ini, semoga di Old Trafford nanti MU bisa mengulang suksesnya atas Inter.. BRAVO Manchester United.. !!
Read More......


























