Lagi, kerusuhan dan bentrokan fisik antara Satuan Polisi Pamong Praja atau yang sering dikenal SatPol PP DKI Jakarta dengan warga dikawasan Tanjung Priok. Berawal dari sengketa lahan yang diperebutkan pihak PT. Pelindo II dengan ahli waris itu berakhir dengan kekerasan yang berujung pada tewasnya 2 orang dan ratusan lainnya terluka.
Kejadian diatas adalah gambaran bahwa masyarakat Indonesia mudah terpancing emosi apalagi yang behubungan dengan kegiatan Pemerintah Daerah. Kita sudah sering melihat di berita-berita Televisi dan Koran bagaimana penertiban-penertiban yang dilakukan SatPol PP selalu berakhir ricuh dan bentrokan. Kenapa hal ini mesti selalu terjadi? adakah jalan yang lebih baik untuk mencegah kekerasan itu?
Putusan pengadilan atas sengketa tanah seringkali tidak digubris oleh pihak yang kalah dalam gugatan, sehingga memicu aksi kericuhan. Seharusnya pihak yang kalah menerima dengan baik apa hasil Pengadilan. Tapi dilain pihak, Pengadilan sering kali juga lebih mementingkan pihak yang lebih kuat walaupun pihak itu sebenarnya tidak harus dimenangkan, semuanya patut dipertanyakan dan dipersalahkan.
Belum usai kasus Skandal Century dan Makelar Kasus, hadir lagi satu masalah yang baru, kenapa masalah tidak habis-habisnya datang? apa sebenarnya salah bangsa ini? Masyarakat Indonesia terus bertanya-tanya tentang apa yang terjadi dengan pemerintahan selama ini, belum lagi bencana alam yang datang.
Indonesia sekarang tidak dipandang apa-apa lagi oleh dunia, dianggap negara yang penuh konflik dan kekerasan. Mana Indonesia yang dulu damai dan aman?
Sedih melihat semua yang sekarang ini terjadi. Kekerasan dimana-mana, korupsi masih merajalela, masyarakat yang masih menderita. Apa yang harus diperbaiki agar Indonesia kembali seperti dulu, seharusnya ini jadi pekerjaan penting bagi pemerintah.
Kamis, April 15, 2010
Indonesia Menangis
Kamis, Maret 04, 2010
Sidang Paripurna ala Suporter Sepakbola
Kecewa, melihat tayangan televisi swasta yang menyiarkan suasana Sidang Paripurna anggota Dewan Perwakilan Rakyat beberapa hari ini. Ricuh, rusuh, tidak terkendali dan menjurus ke arah anarkis. Hampir sama seperti para suporter sepakbola yang ribut kala pertandingan tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan.
Inilah potret politik dan olahraga di Indonesia. Semua hal yang tidak sesuai dengan kehendak mereka maka akan menjadi tindakan yang memicu keributan. Apakah budaya ini akan terus "dilestarikan" di Indonesia? Dimana semangat persatuan dan kesatuan yang tertanam di Pancasila yang juga sebagai Lambang Negara Indonesia? Perilaku brutal, anarkis, dan rusuh ini bukanlah perilaku masyarakat Timur, tapi kenapa bisa terjadi disini.
Pengaruh dunia luar mungkin bisa jadi pemicu perilaku ini, tapi kebebasan Demokrasi juga harus diperhatikan, jangan jadikan kebebasan ber Demokrasi suatu alasan untuk mengemukakan pendapat dengan seenaknya, semua ada aturan dan etika dalam berpendapat. Apalagi didalam suatu Sidang Paripurna DPR RI, semua sudah ada aturan dan tata tertib yang harus ditaati seluruh anggota dewan dan juga orang-orang yang berada diruang sidang saat itu.
Sama seperti di lapangan hijau, semua ada aturan, ada yang memimpin pertandingan, ada inspektur pertandingan. Semua mengikuti aturan dan prosedur yang ada, tidak sembarangan dan semaunya. Cobalah tiru pertandingan-pertandingan di luar negeri, semua rapi dan teratur, penonton dan pemain hingga official tim bisa menjaga ketertiban walau kadang ada beberapa oknum yang berbuat aneh, tapi tidak sesering yang terlihat di Indonesia.
Apa yang kita lihat di televisi beberapa terakhir ini adalah potret bahwa para anggota dewan tidak lebih dari sekumpulan suporter sepakbola yang mendukung masing-masing tim yang berlaga dan memprotes hasil dari pertandingan. Untung saja tidak anarkis seperti di pertandingan sesungguhnya, walau ada beberapa anggota dewan yang emosinya berlebihan sampai melempar benda-benda disekitarnya.
Harapannya untuk semua anggota dewan, tolong hargai masyarakat yang telah memilih kalian untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, jangan hanya rapat dan hasilnya ricuh. Masyarakat memilih kalian bukan untuk ribut dan ricuh, masyarakat memilih kalian untuk Indonesia yang lebih baik dan sejahtera.
Rabu, Februari 17, 2010
Rooney Bungkam Milan
Dua gol penyerang Wayne Rooney membawa Manchester United membuka peluang ke perempatfinal Liga Champions setelah mempermalukan tuan rumah AC Milan 3-2 di leg pertama 16 besar di Stadion San Siro, Selasa (16/2).
Dengan kemenangan ini MU cuma butuh hasil imbang saat ganti menjamu Milan di Old Trafford. Sedangkan I Rossoneri harus menang dengan selisih dua gol.
Bermain di kandang sendiri, Milan langsung tancap gas. Hasilnya laga baru berjalan tiga menit publik San Siro sudah bersorak gembira ketika umpan David Beckham yang coba dihalau Patrice Evra langsung disambar Ronaldinho. Karena bola membentur Michael Carrick, kiper MU Edwin van der Sar pun gagal menghalau bola.
Selang beberapa menit kemudian, Milan seharusnya mampu menggandakan keunggulannya ketika Luca Antonini lolos dari kawalan bek MU, namun tendangannya masih melebar.
Di menit ke-18, Milan kembali memiliki peluang emas saat Ronaldinho mampu mengecoh Rio Ferdinand, sayangnya tendangan pemain Brasil ini masih dapat dibendung Van der Sar.
Kegagalan Milan ini harus dibayar mahal karena justru MU mampu menyamakan kedudukan di menit ke-36. Umpan silang Darren Fletcher memang gagal disambar Paul Scholes, tapi bola secara tidak sengaja mengenai kaki kiri pemain kawakan itu dan mengarah ke gawang Nelson Dida.
Empat menit sebelum turun minum, Ronaldinho nyaris mengembalikan keunggulan Milan andai tendangan jarak jauhnya tak mampu dihalau Van der Sar.
Beberapa menit setelah jeda, Milan kembali mendapat peluang untuk unggul lagi saat tendangan bebas gelandang Andrea Pirlo mampu ditepis Van der Sar.
Lebih banyak tertekan oleh Milan membuat pelatih MU Sir Alex Ferguson berinisiatif memasukkan Antonio Valencia guna menggantikan Luis Nani. Taktik ini terbukti sangat tepat.
Baru dua menit berada di lapangan, Valencia langsung berperan atas keberhasilan MU membalikkan kedudukan. Berawal dari umpan Valencia, Rooney mampu menanduk bola ke tiang jauh yang gagal dijangkau Dida.
Delapan menit kemudian, MU menggandakan keunggulannya. Lagi-lagi berkat tandukan akurat Rooney yang kali ini meneruskan umpan Fletcher.
Milan belum menyerah dan mampu memperkecil kedudukan di menit ke-85 lewat sontekan menawan pemain pengganti Clarence Seedorf yang menyambut umpan Ronaldinho.
Gol ini meningkatkan kembali semangat juang Milan. Sayangnya hingga peluit panjang berbunyi mereka gagal mencetak gol penyeimbang. Bahkan saat MU harus bermain dengan 10 pemain setelah Carrick mendapat kartu kuning kedua akibat protes di penghujung laga
Sumber : www.biangbola.com
Senin, Januari 25, 2010
Empat Gol Rooney Bawa MU Ambil Alih Klasemen
Persaingan Liga Premier memasuki babak seru di pekan ke-22 setelah Manchester United ganti mengambil alih klasemen usai menggasak tamunya Hull City berkat empat gol yang dilesakkan oleh Wayne Rooney di Stadion Old Trafford, Sabtu (23/1).
Berkat penampilan sempurna yang diperlihatkan oleh Wayne Rooney tersebut, maka Manchester United berhak menggeser Arsenal dari urutan teratas dengan nilai 50 angka dari 23 pertandingan. Meski demikian posisinya masih rentan digeser oleh Arsenal dan Chelsea yang masih mengantongi 22 dan 21 pertandingan.
Manchester United membuka keunggulannya saat pertandingan baru berjalan delapan menit saat gelandang Paul Scholes melepaskan tendangan jarak jauh, meski bola masih dapat diblok oleh Boaz Myhill namun bola muntah langsung disambar oleh Wayne Rooney yang melaju mulus ke dalam gawang.
Selepas gol tersebut Hull mencoba membalas ketertinggalan namun berkat kegemilangan Edwin van der Sar, gawang Manchester United tidak kebobolan saat Scholes mencoba untuk mengumpan Van der Sar, namun bola dapat direbut oleh Barmby dan beruntung mantan kiper Juventus itu mampu mengeblok bola.
Dari tendangan penjuru, Hull hampir saja menyamakan kedudukan bila Gardner tidak dikawal oleh Ferdinand, setelah sebelumnya Van der Sar kesulitan untuk menghalau laju bola.
Memasuki menit ke-22 Red Devils hampir saja menambah pundi golnya saat Scholes dari sisi kiri melepaskan umpan kepada Nani dan diteruskan ke dalam kotak yang tinggal disontek oleh Rooney, namun bola menghasilkan tendangan penjuru.
Myhill kembali mendapatkan ujian di menit ke-28 saat kemelut yang terjadi di dalam kotak penalti membuat Michael Owen dengan bebas melepaskan tendangan datar yang cukup deras, namun masih dapat digagalkannya.
Wayne Rooney kembali mengancam gawang Hull, kali ini pemain internasional Inggris tersebut mendapatkan kesempatan dari tendangan bebas, namun sayang eksekusinya masih melebar tipis di sisi kiri gawang.
Lima menit menjelang istirahat lagi-lagi ketidakberuntungan menaungi skuad Sir Alex Ferguson, kala umpan tarik Nani ke dalam kotak terlarang dikontrol oleh Scholes dan Rooney pun langsung menyambar bola, namun masih melebar dari arah gawang.
Sesaat sebelum waktu jeda permainan cantik diperagakan oleh Michael Owen yang bekerja sama dengan Nani, namun penyelesaian akhir yang sangat lemah masih dapat dibaca dengan baik oleh Myhill.
Selepas turun minum Red Devils masih menekan jantung pertahanan tuan rumah dan pada menit 69 Michael Owen hampir saja merobek jala Myhill, bila saja tandukannya tidak melebar ke arah kiri gawang.
Tidak ingin anak-anak asuhannya terus tertinggal dari Manchester United Phil Brown memasukkan Bruno Mendy, Kevin Kilbane dan Ghilas.
Memasuki menit 75 Hull mengancam pertahanan United lagi, saat Ghilas yang berada di dalam kotak penalti mengontrol bola dengan sempurna dan langsung melepaskan tendangan datar, meski mendapatkan kawalan ketat namun sayang bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang.
United justru menggandakan keunggulannya di menit ke-82 saat tendangan bebas Nani diselamatkan oleh Myhill, namun kemelut yang terjadi di mulut gawang Hull dimanfaatkan oleh Gibson yang memberikan umpan kepada Rooney dan tendangan kerasnya pun tak dapat dihalau sang kiper, meski Dawson tergeletak di atas lapangan.
Dua menit kemudian Wayne Rooney memastikan gol ketiganya di pertandingan ini saat serangan cepat yang digalang oleh Nani dari sisi kanan langsung memberikan umpan ke kotak pertahanan yang langsung ditanduknya ke sudut kiri gawang.
Kedigdayaan tuan rumah diperlihatkan kembali oleh Rooney di perpanjangan waktu babak kedua saat ia mendapatkan umpan lambung Berbatov dan dengan aksi individunya Rooney melepaskan tendangan meski dihimpit oleh tiga pemain Hull.
Sumber : www.biangbola.com
Selasa, Januari 05, 2010
1st Anniversary United Community
akhirnya bisa menulis lagi.. terakhir kali membuat postingan pada November 2009, dan sekarang sudah masuk ke tahun 2010. Suatu catatan terbaru dalam malasnya menulis di blog sendiri. Entah kenapa bisa, tidak adanya keinginan untuk menulis sesuatu padahal dikepala banyak hal yang ingin dituangkan dalam tulisan. Susah untuk dijelaskan.
Awal tahun 2010 dimulai dengan kesibukan yang cukup memusingkan kepala, dari hal pribadi sampai dengan tugas kantor. Semua bermasalah entah kebetulan atau pertanda di tahun ini bakalan banyak masalah yang datang. Tapi aq tetap optimis bisa menghadapi semuanya. Aq ingat pesan seseorang kepadaku, apabila kita menghadapi masalah maka selesaikanlah masalah itu satu persatu dan dengan kepala yang dingin.
Belum lagi melihat performa Manchester United yang terseok-seok, kalah dari Aston Villa di ajang liga priemer dan kalah dari Leeds United di babak ketiga Piala FA membuat Setan Merah sedang dilanda krisis kepercayaan diri yang luar biasa. Belum lagi ditambah cederanya pilar belakang MU dan jadwal pertandingan yang padat membuat Manager Sir Alex Ferguson memutar kepala agar bisa kembali kepada performa terbaiknya.
di bulan Januari ini pula Komunitas Blogger Kal-sel Kayuh Baimbai akan merayakan ulang tahun keduanya. Selamat... Selama dua tahun ini banyak hal yang didapat dan diraih oleh Komunitas ini. Semoga ditahun yang kedua, komunitas ini bisa lebih eksis dan berkreasi untuk membangun dan melestarikan budaya daerah.
dan di tanggal 5 Januari 2010 ini, United Community yang menjadi rumah keduaku didunia maya ini merayakan ulang tahun yang pertamanya.. hahahaha... ga nyangka dah punya blog selama setahun.. awal mulanya cuman sekedar iseng dan main-main, ternyata dunia ini mengasyikkan.. dunia yang penuh dengan ilmu dan hal-hal menarik. banyak hal yang bisa ditemui di dunia blog hingga para bloggernya.
Harapan di tahun 2010 ini ga akan jauh dari harapan yang pernah aq buat di tahun 2009.. semoga semua bisa terlaksana dan ga ada halangan.. Aminn..
Hepi B'day My Blog.. tetap eksis dan dukung Manchester United terus..
BRAVO United Community..!!!!
Senin, November 30, 2009
MU Benamkan Portsmouth di Fratton Park
Debut pelatih anyar Portsmouth Arvam Grant berakhir pahit setelah hat-trick Wayne Rooney menghantarkan Manchester United melumat The Pompey 4-1 pada lanjutan Liga Premier di Stadion Fratton Park, Sabtu (28/11).
Donasi tiga angka ini membuat MU memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen Chelsea dan cuma terpaut dua angka saja. Namun Chelsea berpeluang kembali menjauh bila besok menang atas peringkat tiga Arsenal. Portsmouth sendiri dengan kekalahan ini semakin terbenam di dasar klasemen karena baru mendapat tujuh angka.
Selain menjadi laga debut Grant, yang baru pekan ini memoles Portsmouth, laga ini juga menjadi ajang balas dendam pria asal Israel tersebut terhadap arsitek MU Sir Alex Ferguson, yang kali ini harus duduk di bangku penonton karena skorsing, atas kekalahan Chelsea di final Liga Champions 2008.
MU langsung tampil menyerang begitu pertandingan dimulai dan hampir memimpin di menit ke-12 bila tendangan gelandang veteran Paul Scholes tidak melambung dari gawang Asmir Begovic.
Di luar dugaan Portsmouth ternyata mampu mengimbangi permainan MU dengan dimotori gelandang Jamie O'Hara dan Kevin Prince Boateng.
Bahkan serangan The Pompey nyaris membuahkan hasil di menit ke-14, untungnya kiper MU Tomasz Kuszczak mampu menggagalkan peluang Arouna Dindane.
Tiga menit kemudian, Kuszczak kembali dipaksa bekerja keras. Kali ini pemain Polandia itu dengan gemilang mampu mematahkan tendangan voli jarak jauh O'Hara.
Memasuki menit ke-25, MU mendapat hadiah penalti setelah Wayne Rooney dilanggar Michael Brown di kotak terlarang. Rooney sendiri yang menjadi algojo dengan dingin memperdaya Begovic.
Namun keunggulan ini tak bertahan lama karena di menit ke-32 giliran Portsmouth yang mendapat hadiah penalti setelah Nemanja Vidic menarik koas Frederic Piquionne.
Hadiah penalti ini diprotes keras para pemain MU. Tapi wasit Mike Dean tetap berpegang teguh pada keputusannya.
Boateng yang diberikan tanggung jawab mengeksekusi penalti berhasil menunaikan tugasnya dengan baik guna mengakhiri babak pertama dengan skor 1-1.
MU langsung tancap gas setelah turun minum. Hasilnya tiga menit setelah rehat, Rooney membawa MU berbalik unggul usai menyambar umpan Ryan Giggs.
Enam menit kemudian MU kembali mendapat hadiah penalti setelah Giggs dilanggar Piquionne. Rooney dengan baik menjalankan tugasnya guna mencetak hat-trick.
Beberapa menit berselang, Giggs hampir saja ikut mencatatkan namanya di papan skor ketika menyambar umpan Luis Antonio Valencia, namun Begovic masih mampu membendungnya.
Portsmouth nyaris memperkecil kedudukan di menit ke-74 lewat tendangan Boateng yang masih dapat ditepis Kuszczak. Tendangan bebas menawan Giggs saat laga tersisa tiga menit lagi membuat MU memimpin 4-1.
Walau sudah tertinggal dengan skor yang mencolok, Portsmouth masih belum menyerah. Dua peluang emas didapat di penghujung laga lewat John Utaka dan Boateng, tapi Kuszczak lagi-lagi dengan cekatan mampu menggagalkannya.
sumber : www.biangbola.com
Senin, November 23, 2009
MU Geser Arsenal
Manchester United merebut posisi kedua Liga Premier dari Arsenal selepas mencukur Everton 3-0 di Old Trafford, Sabtu (21/11).
Selain menggeser Arsenal, MU pun mendekatkan dirinya dengan jarak lima poin kembali pada Chelsea yang tegar di puncak klasemen. Sedangkan Everton melorot ke posisi 13 dengan nilai 15.
MU bermain tanpa striker Dimitar Berbatov sehingga manajer Sir Alex Ferguson memasang Wayne Rooney dan Michael Owen di lini serang.
Dikomandoi oleh Ryan Giggs sebagai kapten, "Setan Merah" bermain menyerang dan membuat Everton rela bertahan lebih banyak dan hanya meninggalkan Louis Saha seorang di lini depan.
Melalui serangan yang lebih banyak dibangun lewat kedua sayap, termasuk oleh bek kanan belia Rafael Da Silva, MU senantiasa merepotkan pertahanan Everton. Pada menit ke-15, tembakan Rooney masih melebar sedikit dari sasaran setelah menerima umpan silang Patrice Evra.
Namun gawang Everton yang dikawal mantan kiper MU, Tim Howard, akhirnya bergetar pada menit ke-35 lewat tembakan setengah voli Darren Fletcher yang menerima sodoran umpan Antonio Valencia.
Menyadari serangan timnya tumpul, pelatih David Moyes menarik keluar Dan Gossling di awal babak kedua dan memasukkan Ayegbeni Yakubu untuk menemani Saha di lini depan.
Namun Moyes kurang cermat dalam membenahi pertahanan di sisi lebar lapangan. Akibatnya Giggs, Valencia dan Da Silva berulang kali leluasa membantu serangan tuan rumah dari sisi sayap tersebut.
Gol kedua MU yang tercipta pada menit ke-67 berawal dari umpan silang mendatar Giggs kepada Michael Carrick. Sementara gol ketiga dicetak oleh Valencia saat bola tembakannya dari dalam kotak penalti membentur Leighton Baines sebelum mengecoh Howard. (Hdn)
sumber : www.biangbola.com
MU Geser Arsenal
Manchester United merebut posisi kedua Liga Premier dari Arsenal selepas mencukur Everton 3-0 di Old Trafford, Sabtu (21/11).
Selain menggeser Arsenal, MU pun mendekatkan dirinya dengan jarak lima poin kembali pada Chelsea yang tegar di puncak klasemen. Sedangkan Everton melorot ke posisi 13 dengan nilai 15.
MU bermain tanpa striker Dimitar Berbatov sehingga manajer Sir Alex Ferguson memasang Wayne Rooney dan Michael Owen di lini serang.
Dikomandoi oleh Ryan Giggs sebagai kapten, "Setan Merah" bermain menyerang dan membuat Everton rela bertahan lebih banyak dan hanya meninggalkan Louis Saha seorang di lini depan.
Melalui serangan yang lebih banyak dibangun lewat kedua sayap, termasuk oleh bek kanan belia Rafael Da Silva, MU senantiasa merepotkan pertahanan Everton. Pada menit ke-15, tembakan Rooney masih melebar sedikit dari sasaran setelah menerima umpan silang Patrice Evra.
Namun gawang Everton yang dikawal mantan kiper MU, Tim Howard, akhirnya bergetar pada menit ke-35 lewat tembakan setengah voli Darren Fletcher yang menerima sodoran umpan Antonio Valencia.
Menyadari serangan timnya tumpul, pelatih David Moyes menarik keluar Dan Gossling di awal babak kedua dan memasukkan Ayegbeni Yakubu untuk menemani Saha di lini depan.
Namun Moyes kurang cermat dalam membenahi pertahanan di sisi lebar lapangan. Akibatnya Giggs, Valencia dan Da Silva berulang kali leluasa membantu serangan tuan rumah dari sisi sayap tersebut.
Gol kedua MU yang tercipta pada menit ke-67 berawal dari umpan silang mendatar Giggs kepada Michael Carrick. Sementara gol ketiga dicetak oleh Valencia saat bola tembakannya dari dalam kotak penalti membentur Leighton Baines sebelum mengecoh Howard. (Hdn)
sumber : www.biangbola.com
Minggu, November 15, 2009
Gara - Gara Facebook
Lima bulan sudah sejak postingan aq yang berjudul "Masih Perlukah Facebook Diharamkan" terbit, akhirnya tercetak dalam bentuk buku yang diterbitkan oleh pihak Leutika. Buku yang berjudul Gara-Gara Facebook ini berisi kumpulan cerita-cerita dari para Facebookers. Beragam cerita terdapat didalamnya, dari cerita kehidupan pribadi, sosial, hukum sampai dengan politik. Semua dirangkum secara rapi oleh pihak penerbit. Buku yang bercover biru dan bergambar seorang anak balita mengenakan ikat kepala hitam ini merupakan buku pertama yang dicetak mengenai kisah-kisah para pengguna Facebook.
Facebook menjadi gaya hidup saat ini, banyak orang kecanduan akan situs jejaring sosial ini, bahkan prestasinya pun luar biasa bisa menggeser Friendster dan My Space. Lahir dari tahun 2004, Facebook menjadi virus yang merasuki semua para pengguna internet dari kalangan anak-anak, remaja, orang tua hingga lansia. Para elite politik pun banyak menggunakan Facebook sebagai media komunikasi dengan rekan-rekan kerja serta menjaring hubungan baru untuk memperkuat koalisinya.
Syukur Alhamdulillah, tulisan aq menjadi salah satu pengalaman pribadi yang dicantumkan dalam buku ini. Awal menulis itu sebenarnya hanya sebagai bentuk ungkapan kecewa karena ada Fatwa Majelis Ulama Indonesia yang akan mengharamkan situs jejaring ini. Tapi akhirnya fatwa itu urung disahkan. Entah ada kebijakan lain atau apa yang membuat fatwa ini dibatalkan.
Aq sendiri belum tahu pasti apakah buku ini ditelah tersedia di toko-toko buku di kota Banjarmasin, tapi yang jelas buku ini bisa dipesan secara Online dengan mengunjungi website Leutika sebagai pihak penerbit. Harganya cukup murah, cuman tiga puluh ribu rupiah (belum termasuk ongkos kirim bila kalian pesan online).
Dengan dimasukkannya tulisan aq kedalam sebuah buku, mudah-mudahan bisa terus memotivasi aq untuk menulis di blog ini. Jujur, untuk beberapa minggu ini aq masih disibukkan dengan pekerjaan hingga blog ini tidak terurus lagi.
Buat teman-teman para Blogger lainnya, teruslah berkarya dan menulis. Siapa tahu dimasa mendatang, tulisan kita akan diterbitkan di buku atau majalah Internasional.
Ucapan terima kasih buat penerbit dan seluruh rekan kerja di Leutika, semoga karya-karya kalian bisa terus memajukkan bangsa Indonesia. Amin...
Senin, November 09, 2009
Ferguson Kecewa Dengan Kepemimpinan Wasit
Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson kembali menyalahkan kepemimpinan wasit yang dinilainya menjadi penyebab kekalahan 0-1 timnya dari Chelsea pada lanjutan Liga Premier kemarin.
Dalam laga yang dipentaskan di Stamford Bridge itu, MU harus menelan kekalahan 1-0 lewat gol semata wayang kapten Chelsea John Terry.
Gol tersebut diprotes para pemain MU karena mereka menilai Wesley Brown telah dilanggar oleh Didier Drogba saat Terry menanduk tendangan bebas Frank Lampard. Ferguson pun mengecam kepemimpinan wasit Martin Atkinson yang dinilai telah menyebabkan timnya kalah.
Yang dipermasalahkan Ferguson tidak lain adalah keputusan Atkinson memberikan tendangan bebas saat Darren Fletcher merebut bola dari Ashley Cole yang akhirnya menyebabkan gol Terry tercipta. Pelanggaran Drogba terhadap Brown juga menjadi sorotan pria Skotlandia itu.
"Jelas Darren Fletcher memenangi bola. Cole tidak pernah disentuh dan telah melompat. Kemudian Drogba menarik Brown ke tanah saat gol tercipta," ungkap Ferguson.
"Posisi wasit untuk membuat keputusan benar-benar konyol, ia tidak dapat melihat apapun. Ia terhalang Joe Cole yang berdiri didepannya dan ia bahkan tidak bergerak. Ini keputusan buruk tapi tidak ada yang kami bisa lakukan mengenai ini. Kadang-kadang anda kehilangan kepercayaan kepada wasit. Itulah yang dibicarakan para pemain, itu buruk," tegas Ferguson.
Bukan kali ini saja Ferguson menyalahkan wasit. Sepanjang musim ini Ferguson memang telah beberapa kali mengkritik wasit saat timnya meraih hasil mengecewakan. Pernyataan Ferguson ini juga membuatnya terancam terkena hukuman dari FA.
sumber : www.biangbola.com
























